Risda's blog

Hello ;;)

TIK di bidang Psikologi

November30

Istilah Teknologi Informasi Dan Komunikasi sudah sering digunakan di dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam dunia kegiatan pembelajaran.Bahkan ada sebagian orang yang agak berlebihan pemahamannya, yaitu yang mengidentikkan TIK itu dengan komputer atau internet saja.Akibatnya, setiap ada pembicaraan mengenai TIK, maka yang terlintas di dalam pemikiran yang bersangkutan adalah komputer atau internet.

Menurut Puskur Diknas Indonesia, Teknologi Informasi Dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi.

·         Teknologi Informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.

·         Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.

Penerapannya di lingkungan pendidikan/pembelajaran dapatlah dikatakan bahwa TIK mencakup perangkat keras, perangkat lunak, kandungan isi dan infrastruktur yang fungsinya berkaitan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.

Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya 

Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya 

Pengertian teknologi informasi menurut beberapa ahli teknologi informasi :

  1. Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar (kamus Oxford, 1995)  
  2. Teknologi Informasi  adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag & Keen, 1996)  
  3. Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (software & hardware) yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi (Martin, 1999)  
  4. Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis (Lucas, 2000)  
  5. Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video (William & Sawyer, 2003)

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.

http://deviselviana3.blogspot.com/

Teknologi dalam dunia pendidikan merupakan sebuah sarana untuk memperlancar kegiatan belajar dan mengajar.Pada era globalisasi ini TIK sangat berguna, tentunya untuk seorang psikolog. Demi menunjang pekerjaannya psikolog pasti selalu berhubungan dengan TIK. Pada zaman sekarang semua tersedia didalam internet, contohnya seperti e-book, e-libary. e-learning dan masih banyak lainnya.

Pada saat ini Internet merupakan salah satu hal yang pokok, karena melalui internet kita bisa mengakses segala hal untuk menunjang pendidikan kita atau untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. dengan adanya Internet kita bisa saling memberikan Informasi jadi tidak hanya satu pihak yang memberikan informasi melainkan ada feedback.

E-Counseling merupakan salah satu bentuk nyata aplikasi Teknologi Informasi dalam bidang Psikologi. Internet menawarkan suatu proses psikoterapis yang menggunakan suatu media komunikasi yang baru, dimana melalui media tersebut mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi itulah yang disebut dengan E-counseling atau e-mail counseling. E-mail conseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melaui Internet, dimana proses terapi terlebih dahulu dilakukan melaui media ini, untuk kemudian menyususn rencana dalam melakukan intervensi psikologi secara face-to-face akan dilakukan. Fungsi dari e-counseling adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya. Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan etika baru bagi mereka para terapis yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberika pelayanan psikologi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasi verbal in-person menciptakan tantangan etika baru yang sebelumnya tidak di temui dalam terapi face-to-face (secara langsung) (http://www.jmir.org).

Ada beberapa software pula yang mendukung pekerjaan bagi para peneliti, namun yang sering digunakan adalah SPSS karena lebih user friendly. Aplikasi dari SPSS dapat dipergunakan untuk untuk membantu pengolahan data statistika dalam ilmu-ilmu sosial (psikologi, pendidikan, ekonomi, administrasi, dan lain-lain) maupun ilmu eksakta (kedoteran, teknik, pertanian, dan lian-lain). Biasanya SPSS sangat membantu di bidang psikologi ketika peneliti ingin melakukan penelitian dengan metode kuantitatif. Selain dalam pengolahan data penelitian, komputer juga dapat digunakan untuk mengskoringalat tes untuk mengurangi kemungkinan human error, menghindari subjektivitas dalam penginterpretasikan hasil pemeriksaan dan tentunya akan menghemat waktu maupun biaya. Dapat dibayangkan betapa repotnya jika peneliti masih harus menggunakan mesin tik dalam menyusun teori-teori yang ada dan melakukan perhitungan-perhitungan dalam pengolahan data secara manual, hal tersebut pasti akan sangat banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran.

Hal tersebutlah yang membuat banyak peneliti saat melakukan pengolahan data beralih dari perhitungan manual dengan memanfaatkan perangkat lunak komputer untuk menyelesaikan perhitungannya, karena hanya dengan “klik” maka hasil perhitungan dalam pengolahan data tersebut tersaji dengan rapi, objektif dan akurat. Saat ini, selain SPSS terdapat banyak software pengolahan data yang beredar di pasaran, seperti Lisrel, Amos, Systat, Ecostat, Ecosim, Statgraph, Minitab, SAS, SPS, Statistica, dan lain-lain. Banyaknya softwaresoftware tersebutlah yang akan sangat membantu pekerjaan psikolog maupun ilmuwan psikologi saat meneliti. Nah, pilihan untuk menggunakansoftware tersebut dikembalikan kepada peneliti, software mana yang lebih cocok dengan penelitian yang dilakukan dan software mana yang dikuasai oleh peneliti. http://sukapsikologi.blogspot.com/2012/04/pekerjaan-di-bidang-psikologi-yang.html

Ada juga Microsoft Word, seorang Psikolog apabila telah melakukan penelitian pasti menggunakan Microsoft Word sebagai aplikasi untuk pengolahan data. Microsoft Excel, seorang psikolog akan mengolah data hasil observasinya yang berupa angka atau data statistik di Microsoft Excel. Dan juga Microsoft Power Point untuk menjelaskan atau mempresentasikan tentang keilmuaan yang berhubungan dengan Psikologi.

Saya sebagai mahasiswi Psikologi sudah tentu sangat membutuhkan TIK, oleh karena itu saya harus mendalami ilmu tentang TIK karena itu sebagai salah satu penunjang pendidikan saya kedepan. Pada saat ini era globalisasi semua bidang pasti berkaitan dengan yang namanya teknologi. Mau tidak mau semua dipaksa untuk bisa beradaptasi dengan era globalisasi ini.

Aplikasi ICT yang digunakan di bidang Psikologi

November30

Aplikasi ICT yang digunakan di bidang Psikologi

Pengalaman Menggunakan TIK

November27

download

Sejak kecil saya sudah dikenalkan dengan TIK oleh keluarga saya, tetapi saya tidak tau apa kegunaan yang sebenarnya. HP dan Komputer pada waktu itu hanya saya gunakan untuk bermain games.

Setelah  kelas 6 SD saya mulai menggunakan HP sebagai alat komunikasi dengan orangtua, keluarga dan teman-teman di sekolah dan juga saya mulai belajar mengetik di komputer untuk membuat sebuah jadwal pelajaran.

Setelah itu saya mulai mendalami tentang TIK pada awal masuk SMP karena ada pelajaran khusus tentang TIK. Pada SMP saya mulai diajarkan beberapa aplikasi pengolahan data di komputer.

Setelah itu saya mulai diperkenalkan dengan Internet dan setelah menganal internet banyak kemudahan yang saya dapatkan, misalnya untuk mencari materi pelajaran, mencari informasi yang terupdate, saya membuat beberapa akun social media yaitu Friendster dan Facebook untuk berkomunikasi dengan teman-teman lama. Pada saat itu saya masih diawasi oleh orangtua dalam penggunaan internet, karena pada saat itu saya belum tahu mana yang baik dan yang buruk yang ada didalam internet.

Pada saat SMA saya diajarkan lagi tentang TIK yang lebih kompleks, saya diajarkan membuat blog, membuat animasi, dan beberapa aplikasi untuk presentasi. Setelah itu saya diajarkan mengedit video, membongkar pasang perangkat komputer dan masih banyak lainnya. Pada zaman sekarang TIK sangat dibutuhkan karena TIK selalu berhubungan dengan berbagai hal, hampir semuanya yang ada di dunia ini berhubungan dengan TIK.

Oleh karena itu mempelajari dan mendalami ilmu tentang TIK itu penting untuk menunjang pendidikan kita kedepan. Dengan memiliki dasar ilmu TIK maka saya tidak ketinggalan zaman, karena pada zaman sekarang dalam berbagai bidang apapun pasti berhubungan dengan yang namanya teknologi.

Perkenalan

November27

AboutMeNEW

hello, saya akan memperkenalkan diri dulu

Nama saya Risda Awaliya, panggil aja Risda

lahir 17 tahun yang lalu di Garut pada tanggal 13 Agustus.

saya adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Sejak kecil saya tinggal di Garut, dan ini baru pertamakali jauh dari orangtua karena kuliah di luar kota.

Pertamakali jauh dari orangtua itu rasanya sedih banget, semuanya harus dilakukan sendiri.

Awalnya saya ingin berkuliah jurusan Hukum karena ingin menjadi seorang notaris

tetapi setelah dipikir-pikir kuliah di Psikologi sepertinya menyenangkan.

kuliah di Psikologi adalah cita-cita saya dari kelas XI

dan akhirnya kesampaian juga kuliah di Psikologi

Sekarang saya adalah seorang mahasiswi UPI jurusan Psikologi 2013

bersyukur sekali bisa diberi kesempatan untuk berkuliah di jurusan Psikologi. Alhamdulillah 🙂

 

cukup aja deh perkenalannya 😀

bye~

Hello world!

November26

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!